friskainspiration

Just other sides of my life

Arti Teman dalam Sebuah Blog

Jika ada pertemanan yang menyenangkan, inilah salah satu kisah pertemanan yang menyenangkan buat saya. Berteman tak harus bertatap muka setiap saat dan berteman tak harus menyapa setiap hari. Buat saya berteman adalah saling mengisi, saling mendukung dan saling mencambuk untuk kebaikan. Pernahkah kita merasa senang memiliki teman karena teman adalah percikan air yang menyegarkan di saat gersang? Teman bukan lawan bersaing untuk membuktikan siapa yang terbaik, tak juga untuk mencari muka, tak untuk menjadi paling bisa diantara yang lain. Tapi untuk inilah berteman…

Pangeran Punce (Punge), Si Pembelajar

Semua berawal dari sebuah perbincangan saya dengannya melalui Blackberry Messanger. Kaget ketika saya tau bahwa teman saya yang berprofesi sebagai jurnalis ini hobi membaca blog. Hingga suatu hari dia bbm saya untuk membahas semua blog yang pernah di baca. Satu persatu dianalisis olehnya. Si ini yang gayanya begini, si itu yang gayanya begitu. Selama ini saya merasa dia orang yang tidak terlalu peduli, jadi agak heran juga ketika dia dengan detil dapat memaparkan satu persatu blog yang ia baca dengan analisisnya. Saat ini Punge sedang bertugas di Pakanbaru untuk satu tahun ke depan, dia bilang dari blog dia bisa tau kabar teman-teman kuliah, minimal dari mereka yang suka nulis di blog.

Dari obrolan-obralan dengannya saya tersadar bahwa setiap orang punya gaya dan setiap orang punya rasa. Setiap kita punya kelebihan yang tidak dimiliki orang lain, masing-masing orang adalah unik  tanpa sadar dan itulah kehidupan, saling melengkapi.

Yang aneh pada awalnya adalah, justru dia ini bukan termasuk orang yang hobi membuat tulisan atau apapun di blog, dia hanya suka memperhatikan dan membaca blog orang lain. Saya saat itu bilang pada dia kenapa tidak ikut menulis saja. Tapi dia jawab, cukuplah menjadi pemerhati saja. Tapi entah kesambet apa, tiba-tiba dia mengirimkan saya sebuah tulisan dan meminta saya membaca dan memberi penilaian terhadap tulisannya. Surprise! Dan setelah itu beberapa kali dia mengirim saya tulisan demi tulisan dan meminta saya untuk menilainya. Wow, its amazing.

Tulisan-tulisannya yang belum pernah dipublish sejujurnya buat saya geregetan. Tidak jujur, menutupi rasa, tak ingin mengumbar kisah. Kata-katanya maju mundur seperti antara mau curhat atau tidak. Ketika saya membaca setiap tulisannya saya jadi ingin tanya langsung, itu tentang siapa sih? atau Lo kenapa, sih?

Saya sangat menghargai usahanya, two thumbs up. Dia mau belajar dan mau memperbaiki sedikit demi sedikit proses yang sedang dijalankan. Ia terus belajar untuk menulis dan perlahan menemukan gaya. Setiap kali sesudah dia mengirimkan naskah tulisannya dia pasti bilang, “Gila, nulis itu nagih!”. Ow, welcome to the club, Boy! Bagaimanapun dia, pastinya dia adalah orang yang selalu memecut saya untuk meng update blog. Si reporter ini setiap minggunya selalu bilang, “pembaca setia udah nunggu tulisan baru nih, mana?”.

Thanks, Nge! Ditunggu blog lo, ya?

Teman kuliah tak hanya ini, semua menyenangkan buat saya, pertemanan kuliah adalah pertemanan yang tak akan saya lupakan seumur hidup. Ini hanyalah sebagian kecil teman yang punya kecenderungan sama dengan saya, sama-sama suka nge-blog..

Lalu siapa sajakah orang-orang pemilik blog yang pernah saya dan Punge  bahas dalam obrolan di bbm? Check this out!

Meida, Si Puitis

Perempuanbulanmei.blogspot.com

Ini dia si perempuan hujan, orang yang paling sering meng-update blognya. Pertama kali saya liat blognya, wow keren banget. Dia amat sangat puitis dan romantis. Loncatan katanya sangat dinamis, diksinya tepat, perbendaharaan katanya banyak dan kaya. Diantara sekian banyak blog, dia yang paling berbeda.  Dia adalah salah satu sumber inspirasi saya menulis, di saat tulisan saya mendekam di pc, dia sudah membuat begitu banyak tulisan di blog. Saya jadi tertarik dan terpecut untuk bisa serajin dan sedisiplin dia. Saya dan dia punya minat yang sama terhadap membaca, suka menghabiskan duit untuk beli buku. Kita suka bertukar judul buku yang layak untuk dibaca. Kita suka saling laporan kalau sedang di toko buku. Kita suka cerita kalau salah satu dari kita sudah baca sebuah buku yang bagus dan recommended. Ya, walaupun selera kita tak selalu sama, seperti gelar yang disandangnnya, Si Puitis, dia lebih berkecenderungan pada buku-buku sastra sedangkan saya suka buku fiksi populer.

Buat saya, blog bisa menjadi representasi seseorang secara nyata, namun kadang blog juga bisa menjadi sebuah kamoflase. Eh atau justru dalam dunia nyata yang kamoflase, ya? Well, lets enjoy my explanation about her…

Dalam kondisi sebenernya Meida ini adalah perempuan yang baik hati namun galak, dan ceplas-ceplos.  Tapi kunjungilah blognya, so different.. Seperti yang saya sudah deskripsikan di atas, di blognya yang berwarna lembut, ia begitu rapuh, lemah, romantis dan puitis. Diksinya tajam justru menunjukan kelembutan hatinya. Sangat berbeda dengan sosoknya yang sehari-hari.

Jadi Meida yang sesungguhnya yang mana, yang asli atau yang di blog?

Tidak ada yang salah untuk menjadi lemah, lemah adalah bentuk kesempurnaan karena kita adalah manusia biasa. Tak perlu merasa takut menjadi lemah, karena setiap kita dititipkan amunisi kekuatan  yang dapat kita gunakan kapanpun kita mau.

I know who is the real you, really? 🙂

Anda, Si Pemimpi Jujur

Semuasayanganda.blogspot.com

Ini dia si gadis Serang yang juga menjadi tauladan saya dalam menulis. Dia ini jujur dan terbuka. Baik di blog ataupun di kehidupan sebenarnya. Saya suka dengan blognya yang lincah dan segar. Tulisannya muda sekali tidak seperti umurnya (eh, keceplosan). Dulu memang dia pernah aktif sekali menulis, sampai saya iri. Namun karena alasan kesibukan (yang agak berlebihan) dia sudah jarang menulis. Saya kecewa?  Sangat. Sering saya mengetik nama blognya pada kolom pencarian, namun tak ada yang baru.  Entah kemana gerangan si eneng  satu ini. Semenjak tinggal di Pulau Dewata jarang ia mengupdate kisahnya. Padahal Bali adalah segala sumber inspirasi yang menawan, tenang dan damai. Saya menunggu karyamu, Nda.

Banyak kisah yang ia tulis tentang diri, keluarga dan mimpinya. Dia ini Si Pemimpi, gila bermimpi. Saya dan dia sama-sama punya kesan yang dalam dengan film Sang Pemimpi. Setiap kali saya lihat buku atau filmnya, saya pasti ingat dia. Dan kami selalu melempar quotes favorit dari buku tersebut : Bermimpilah maka Tuhan akan mememluk mimpi-mimpimu. Saya salut dengan kejujurannya dalam menulis, tak pernah takut menulis apapun, tak pernah takut dicela ataupun dihakimi. Pemilihan katanya bebas dan lepas. Seperti ia yang ingin dibebaskan.

Saya merindukan ia yang dulu dengan tulisannya. Tulisan gadis bebas yang mencintai keluarga. Gadis yang ingin terbang setinggi-tingginya namun tak mau kehilangan arah dan kasih sayang  orang-orang yang ia cintai.

Update your blog, please! Segitu doang?

Iboy,  Si Lugas

Iboylogy.blogspot.com

Ini dia si wartawan. Coba baca blognya, tulisannya rapi dan lugas. Logika antar kalimatnya sangat bersinergis. Setiap kali membaca tak akan kehilangan satu informasipun. Datanya jelas dan mudah dipahami. Mau sekali rasanya punya kemampuan menulis seperti si Iboy ini. Setiap orang yang baca akan tau apa maksud tulisannya.

Kadang tidak menyangka juga, si Iboy yang selebor, suka merusak barang yang dipegangnya, apa adanya, ternyata bisa menulis sebaik itu. Bahkan ketika dia menuliskan kisah cintanya dengan emosi yang menggebu-gebu tulisannya tetap rapih dan lugas. Saya sampai kepikir buat jadi wartawan supaya bisa menulis sebagus dia. Kelebihan dia yang juga saya kagumi adalah inspirasi menulisnya yang bisa didapat dari mana saja dan kapan saja. Hal yang sederhana juga bisa ia jadikan tulisan loh. Misal, kisah ‘daleman’ yang ketinggalan di kamar mandi ketika ia sedang ke Belitong. Atau kisah pribadinya, bagaimana proses potong poni pun bisa ia jadikan tulisan yang cukup panjang dan menarik.

Blog dia seperti kolom hiburan, isinya menghibur dan informatif. Tanpa beban apapun. Saya suka mempelajari cara dia menulis dan menyambung kata.

Annisa Oneng, Si Ringan

Bukanjinbotol.blogspot.com

Ini juga wartawan loh. Gaya penulisannya juga rapih dan lugas. Pembahasan apapun bisa dikisahkan dengan urut dan tertata baik. Oneng ini dalam kehidupan nyatanya juga orang yang rapi, jadi tidak heran melihat tulisannya. Kalau baca blognya saya suka terhibur, dia suka sekali cerita tentang kisah temennya, atau temannya teman. Isinya ringan tapi menghibur si pembaca.

Oneng ini  seperti menikmati penjara cinta (tsah!). Saya kenal dia bertahun-tahun, dia ini orang yang suka maju-mundur dalam bertindak. Kadang tidak enak, kadang terlalu enak sampai kelupaan, kadang juga males-malesan jadi males bergerak. Nah, blognya ini juga begitu. Antara mau bicara jujur tapi enggan atau rasanya enggan tapi jujur juga (Bingung kan!). Berasa kalau dia ini seringkali merasa galau juga dengan perasaannya. Anyway, diluar seluruh subtansi isi blognya, Oneng ini juga sukses membuat saya iri dengan gaya penulisannya yang super ciamik rapi tertata.

Dulu waktu kuliah saya sering share sesuatu sama dia, kadang kangen juga menginap di kosan dia, kali ini untuk mengajarkan saya cara menulis yang padat berisi.

Demikianlah pembahasan saya mengenai sebagian teman-teman yang menginspirasi saya untuk menulis. Mereka ini adalah teman yang cukup aktif memperbarui tulisannya.

Mereka mungkin tidak sadar kalau sudah menginspirasi saya. Tapi dengan adanya tulisan saya ini mereka menjadi tau bahwa apa yang mereka tulis cepat – lambat, banyak – sedikit memberikan manfaat untuk orang lain.

Berteman adalah mengisi, saling mengintip sekedar tau kabar dan berita terbaru, saling mendukung memberi semangat atau komentar, walau sakit tapi tetap membangun. Pertemanan tidak harus melulu cinta dan duka, tak harus melulu curhat dan kisah, berteman adalah semangat kehidupan, walau jauh tetap terasa. Teman juga tak hanya dalam hal menulis, banyak hal di luar sana yang dapat dilakukan bersama. Tulisan hanyalah salah satu media yang dapat mempersatukan dan mempertemukan kita.

Dan, saya bersyukur karena takdir telah mempertemukan saya dengan mereka. Siapapun kalian, berbahagialah memiliki teman tanpa kepentingan, teman yang rendah hati dan saling bantu meninggikan. Teman yang mengajarkan ilmu tanpa menggurui tapi karena ia telah melalukan hal baik yang pantas kita tiru.

Advertisements

April 30, 2011 - Posted by | Fiksi

7 Comments »

  1. Friska Asta Desintia

    Bisa dibilang dia newbie di dunia per-blog-an. Tapi biarpun belum lama ngeblog.. tulisannya… sadiiiiidstis!! fiksi-fiksi karya emaknya ayesha ini ciamik! Dia kaya kosakata. Jadi saat membaca tulisannya, jangan harap menemukan kata yang digunakan hingga berjuta-juta kali..

    Selain fiksi, ia juga seorang life observer. pengamatannya mulai dari yang kecil-kecilan sampai yg serius bisa membuat saya nyeletuk.Oh iya benar juga…

    Sesuai dengan nama blognya.. tulisan di blog ini memang inspirasinya yang mampu menginsiprasi pembaca…

    terus menulis ibu tiri

    *kecup*

    Comment by iboy | April 30, 2011 | Reply

  2. heeeh??? rapuhh??? maksud loooo???
    ya ampuuuun, aku ini kan tegar kaya Rossa… plis deh dis.. hohoho… 😛

    blog itu bisa jadi kamuflase sekaligus kejujuran yang terselubung, hahaha…
    dari menulis itu kejujuran bisa diutarakan meski tidak terang-terangan, masalah interpretasi orang beda-beda, itu sih urusan pembaca dan tuhannya, alias tergantung kepercayaan masing-masing, hahaha…

    so, meida yang bener yang mana? di blog atau kehidupan nyata? dua-duanya bener lah, namun dari sisi yang berbeda.. *caelaah* 😀

    Comment by meida | May 1, 2011 | Reply

  3. Booooooooooo…

    berkaca-kaca gw baca ini. Huhu, adiiiiiiiiiiiiiiis. Tega-teganya lo nampar gw kanan-kiri. depan-belakang. maju-mundur. Ga cukup si punge nabokin gw????

    Iya, memang benar. Saya kehilangan ritme menulis. Tapi tenang, akan segera ku cari ritme itu dan kembali ke jalan yang baik dan benar.

    Makasih yaaaaaaaaa. Makasih banyak untuk tulisan yang jujur dan indah. Setuju untuk semua penjabaran teman-teman di atas.

    Let’s make more stories through words, jongens.

    Ik hou van jullie zo veel lah pokonya.

    xxxx

    Comment by Anda | May 2, 2011 | Reply

  4. terimakasih lho saran dan kritikannya. Gue pikir gw kehilangan orang-orang yang memperhatikan setiap tulisan atau karya gw. Gue pikir juga gw ga ada apa-apanya tapi saran dan komentar dari ibu tiri membuat gue seperti hidup kembali. Wow, ternyata gw berkesan yah? Hahaha. Memang salah satu tujuan blog si jinbotol adalah untuk menghibur dan tentunya bermanfaat.

    Keep on writing to all my friend’s and welcome to Punge in world of blogging!

    Comment by annisa sophis | May 2, 2011 | Reply

  5. aaah..saya sudah lama tidak nge-blog, coba tampar saya bu tiri! 😀

    Comment by daboe | May 10, 2011 | Reply

  6. naah coba saya di review..gimana mbaknya??biar saya tau minus dimana…hahahaha

    Comment by adindha anindhya | May 24, 2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: