friskainspiration

Just other sides of my life

Cita Cita Saya Ingin Punya TK

Kalau saya punya uang berlebih saya ingin sekali bikin TK, atau kalau ada yang mau jadi investor saya mau deh kelola management TKnya.

Mengapa?

Singkatnya, bagi saya hidup ini begitu cepat, apa sih sebenarnya yang kita cari selain rezeki dunia dan tabungan akhirat. Kaum muslim tentu mengenal tiga amalan yang akan dibawa hingga kita mati nanti,

  1. Amal jariyah
  2. Ilmu yang bermanfaat
  3. Doa anak yang sholeh

Selebihnya, doa yasinan orang sekampung, buku-buku yang berjejer di rak buku yang hanya kita baca tanpa kita amalkan (boro-boro diamalin kebaikan dalam buku itu, dipinjemin saja susah, duh gimana mau jadi pahala) sahabat-sahabat setia, teman tertawa dan berbagi suka, semua hilang lenyap tak akan kita bawa ke alam sana. Oleh karena itulah saya ingin sekali membuat TK, jika saya bisa menanamkan nilai-nilai moral yang baik kepada mereka, maka semoga kelak derai-derai pahala saya pun semakin terus berlimpah ruah sebagai tabungan saat mereka mengamalkan kebaikan yang saya ajarkan.

Itu alasan pertama. Kedua, saya melihat pendidikan anak usia dini di Indonesia masih jauh dari sempurna. Di luar negeri tidak ada loh anak TK diajarkan baca, tulis dan berhitung (calistung). Calistung adalah tanggung jawab guru SD nya. Eh, tapi di Indonesia syarat masuk SD harus bisa baca dan tulis, males banget sih guru SD nya ngajarin baca tulis.

Anak usia dini hanya bermain dan melatih kemampuan motorik dan sensoriknya saja. Motorik kasar seperti melompat, berayun, berputar, menari, semua yang  menggunakan gerak tubuh dengan seluruh anggota badan. Motorik halus seperti mencoret-coret kertas, merobek, meremas kertas, bermain cat, mengikat tali sepatu dan memasang kancing baju. Itu adalah tahap perkembangan yang sesuai dengan kebutuhan anak. Biarkanlah mereka belajar dari alam, melatih sensorik mereka dari apa yang mereka lihat. Misal belajar tentang ikan, tak perlu si guru repot-repot mengajarkan menulis nama-nama ikan, menyediakan gambar ikan yang di jual bebas di took buku. Ajak saja mereka ke toko ikan hias, biarkan anak – anak mungil itu meraba ikan dengan tangan kecilnya, melihat warna-warna ikan dari mata polosnya, biarkan mereka mendengar suara gemercik kolam dari telinganya yang masih tajam, dan biarkan mereka mencium aroma ikan dari hidungnya. Lengkap toh, semua indra terpakai dengan baik.

Sampai di rumah mereka pasti ingat macam-macam ikan yang mereka lihat, si guru juga tak perlu repot-repot teriak di depan kelas. ANAK-ANAAAAk..INI GAMBAAAR IKAAAAAAN PAAA….. eh, si anak-anak muridnya sedang asik kejar-kejaran bersama teman-temannya. Dear teacher, anak-anak kan bukan narapidana, bagaimana mungkin mereka di kurung di dalam kelas?

 

 

Kalau saya punya TK, saya akan buat TK yang membebaskan , membangun karakter mereka yang tangguh. Hanya boleh di antar sampai gerbang, tas dibawa sendiri, sepatu letakan pada tempatnya, makan sendiri, buang sampah sendiri. Di sisi lain saya akan membebaskan mereka berekspresi sesuai kemampuannya, memancing mereka bertanya (kritis), memancing mereka bercerita dengan morning talk, tidak melarang mereka melakukan apapun sebatas itu memacu keingintahuannya.

Aaah, itu mimpi saya. Anak-anak usia pra sekolah adalah masa ditanamkannya dasar – dasar pilar karakter. Salah didik di TK bisa terbawa loh hingga dewasa. Seperti saya ini, korban dari kekejaman masa TK. Ketika saya TK dulu saya pernah minta selembar kertas kepada Ibu guru, saya juga meminjam crayon. Ibu guru memberikan saya kertas dan crayon kemudian meninggalkan saya di kelas. Entah apa yang ada di pikiran saya saat itu, seingat saya memang saya ingin membuat pelangi. Kemampuan imaginasi saya di usia 5 tahun tentu belum luas karena hal-hal yang saya lihat juga belum banyak. Tak lama ibu guru itu datang, saya yang sedang tertunduk asik dengan kertas dan crayon sangat kaget ketika ia membentak dan bilang : “Loh, minta kertas kok hanya untuk dicoret-coret! Habis-habisin kertas saja!” Saya menciut, saya buang kertas itu. Semenjak itu saya tak suka menggambar lagi, tak suka menggambar apapun.

 

Ini mimpi saya, apa mimpi kamu untuk duniamu dan… akheratmu kelak?

Advertisements

October 28, 2011 - Posted by | Non Fiksi

2 Comments »

  1. Aku gak pernah TK! 😦

    Comment by Meida | October 28, 2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: