friskainspiration

Just other sides of my life

#Note8wonders @samsung_id

 

Isi blog kali ini saya persembahkan untuk ikutan lomba cerita anak yang diadakan oleh @Samsung_ID. Saya tidak sengaja baca twitnya @miund jam 8.17 pm tentang tantangan mengirim review cerita anak. Berhubung saya menyukai dunia anak, perkembangan anak dan juga dunia dongeng saya bersemangat menyelesaikan review ini sebelum jam 12 malam. Kalau dapat hadiah saya bersyukur karena itu rejeki  banget bisa dapet SAMSUNG GALAXY NOTE 8. Tapi, kalaupun engga menang, bisa menyalurkan passion juga rasanya bahagia…

Kalau bicara urusan dongeng, dongeng  adalah bagian terpenting dalam penanaman nilai moral pada anak, khusunya menjelang tidur. Karena pada saat menjelang tidur gelombang otak anak berubah dari beta menuju alfa sehingga efektif untuk memasukan nilai moral ke pikiran bawah sadar anak. Saya sendiri termasuk orang tua yang hobi ngarang cerita anak karena isi dongeng disesuaikan dengan kebutuhan anak saat itu. Jenis kebutuhannya tentulah sesuai dengan prilaku yang orang tuanya ingin bentuk. Berikut salah satu reviewnya..

Anak saya termasuk anak yang sulit berbagi sehingga saya ‘harus’ bikin cerita yang mendorong dia untuk mengubah prilakunya. Intinya, ceritanya sederhana, tidak banyak tokoh. Mengapa? Agar anak fokus pada nilai moral yang ingin disampaikan.

Kali ini saya review tentang sekumpulan binatang di hutan yang lagi bermain bersama. Salah satu binatang tersebut, sebutlah si kelinci menyimpan seluruh makanannya sendiri. Kelinci tidak mau membagi apapun karena kelinci merasa takut kehabisan dan kelaparan. Saking kikirnya kelinci menyimpan dan menghabiskan seluruh makanannya di dalam lubang. Menjelang malam kelinci merasa perutnya sangat sakit. Ia mengerang hebat. Teman-temanya datang karena mendengar suara erangan dari kelinci. Ternyata kelinci yang kikir ini menghabiskan seluruh makanannya hingga ia sakit perut. Teman-temannya yang baik datang membantu mengobati. Sejak saat itu kelinci mau membagi makanan miliknya untuk teman-temannya di hutan, ia sadar sikap berlebihan itu bisa membawa kita pada petaka.

Di luar kebiasaan saya untuk ngarang cerita, saya juga punya review kisah anak yang paling fenomenal. Kalau mau cari kisah ini di buku cerita anak ada kok, kisah ini mudah di cari karena ada di beberapa buku dongeng anak. Kisahnya sederhana tapi sangat berpengaruh karena pesan yang disampaikan tentang prilaku yang begitu dekat di dunia anak. Kalau pernah nonton salah satu episode di serial Ipin dan Upin, kisah ini juga ternyata ada versi Malaysianya. Kalau di Ipin Upin judulnya Srigala dan Pengembala. Kalau di Indonesia saya mendengar beberapa versi binatang yang digunakan. Kali ini saya akan menggunakan versi pertama yang saya dengar, ya.

Alkisah seorang pengembala domba sedang menjalankan tugasnya menjaga domba-domba di padang rumput. Saat sedang menjaga ia merasa bosan, lalu terpikirlah sebuah ide yang ia rasa bisa menghibur. Kemudian ia berdiri dan berteriak minta tolong ada harimau datang yang ingin memangsa domba-dombanya. Tak lama penduduk desa datang ke padang rumput untuk menolong. Setelah penduduk berkumpul si pengembala tertawa puas karena sudah berhasil membohongi penduduk. Setelah tahu dibohongi penduduk desa kembali dengan wajah kesal.

Merasa bahagia si pengembala mengulangi lagi perbuatannya. Penduduk kembali datang untuk menolong. Sayangnya mereka kembali harus kecewa karena si pengembala kembali berbohong. Pengembala tertawa bahagia karena telah berhasil membohongi penduduk desa lagi. Merasa belum puas ia kembali mengulangi lagi perbuatannya, penduduk kembali datang dan lagi-lagi harus pulang dengan wajah kesal dan kecewa. Di bawah pohon si pengembala merasa bahagia dan terus tertawa.

Tak lama dari kejauhan terdengar bunyi langkah dan suara geraman. Pengembala melihat ke arah belakang dan ia melihat ada dua ekor harimau yang sudah siap menerkam domba-dombanya. Pengembala panik dan berteriak minta tolong sekeras-kerasnya, namun tak ada satu orang pun datang menolong. Ia berteriak lebih keras tak ada juga orang yang datang. Dari balik pohon ia pasrah melihat domba-dombanya habis dimakan harimau.

Pesan moralnya sangat mudah dipahami untuk anak. Janganlah sekali-kali kalian berbohong karena jika kalian berbohong maka orang sulit untuk percaya lagi.

 

Sekian review cerita anak yang sederhana.. Niat banget langsung kebut 2 cerita buat nulis di blog ini. Kalau dapet hadiah lumayan dong ya untuk menemani si Galaxy Tab.. :))

Advertisements

April 26, 2013 - Posted by | Fiksi

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: